Sistem Produksi Unggas Petelur

 Sistem Produksi Unggas Petelur

Dalam produksi unggas petelur. diperlukan sistem yang memadai. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara :

  1. memilih bibit, bibit yang baik akan menghasilkan itik petelur yang baik. Peternak biasanya akan memilih Day Old Duck (DOD). Untuk menjamin kualitas  DOD yang baik kita dapat memperolehnya dari induk itik berkualitas yang kita beli atau pelihara sendiri, ataupun membeli DOD dari pembibitan terkenal atau rekomendasi Dinas Peternakan. Kualitas DOD yang baik dapat dilihat dari bulunya yang kuning mengilap.

  2. Penyiapan bibit unggas, penyiapan dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu memeliahra DOD , namun membutuhkan waktu yang cukup lama. Cara kedua adalah membeli unggas remaja siap bertelur. unggas ini biasanya berusia  5-6 bulan. Namun unggas remaja siap bertelur bukan berarti begitu dibeli langsung bisa bertelur.

  3. Lokasi kandang, lokasi Jauh dari pemukiman penduduk dan tidak rawan penggusuran lokasi peternakan, jauh dari peternakan unggas lain untuk mencegah penularan wabah penyakit, tanah tempat mendirikan bangunan memiliki drainase yang baik,  kondisi cuaca dan iklim yang kondusif misalnya lokasi sejuk, suhu optimal sekitar 27 – 32oC dengan kelembaban relatif 60 – 65%, mudah mendapatkan pakan dan air bersih, mudah diakses alat transportasi,keamanan lingkungan kandang terjamin dan, terjangkau aliran listrik.





Penyiapan Kolam dan Pembibitan Unggas Petelur

Pada proses pembibitan unggas petelur dibutuhkan kolam atau kandang dan peralatan yang harus disiapkan diantaranya:


1.Brooder house

yaitu kandang yang khusus dipergunakan untuk memelihara anak ayam. Kandang khusus untuk anak ayam ini dibuat bila jumlah anak ayam dalam skala besar, sedangkan bila jumlah anak ayam yang dipelihara dalam skala kecil bisa digunakan box anak ayam. 


  1. Induk Buatan 

Seperti diketahui bahwa dalam pemeliharaan anak ayam diperlukan pemanas sebelum bulunya tumbuh sempurna, yang ditempatkan ditengahtengah atau disalah satu pojok kandang. Temperatur udara disekililing induk buatan yang sangat baik untuk pertumbuhan anak-anak ayam yaitu 90F pada minggu pertama dan selanjutnya dikurangi 1 F setiap minggu sampai pertumbuhan bulu anak ayam sempurna. Setelah bulu anak ayam tumbuh sempurna, induk buatan ini tidak diperlukan lagi. Biasanya induk buatan ini hanya diperlukan sampai anak ayam berumur 2 minggu.


  1. Tempat Makan dan Minum

Tempat makan atau minum ini dibuat khusus untuk anak ayam, bisa dibuat dari bahan yang sangat sederhana. Bentuk tempat makan dan minum yang biasa digunakan para peternak memiliki beragam bentuk.


Pemeliharaan dan Pemberian Pakan Unggas Petelur

Pada pemeliharaan unggas petelur diperlukan pemantauan terhadap kandang. Kadang harus sering dibersikan dari kotoran supaya unggas tidak mudah terpapar penyakit. Selain itu pemberian vitamin dan nutrisi yang cukup bagi unggas sangat diperlukan supaya daya tahan tubuh unggas baik. Pemberian vitamin dan nutrisi pada unggas diberikan melalui pakan. 

Pada usaha peternakan, pakan berperan sangat strategis. Dilihat dari aspek ekonomis, biaya pengeluaran bagi pakan sangat tinggi mencapai 70% dari total biaya produksi. Dilihat dari aspek biologis, pertumbuhan dan produksi maksimal tercapai bila kualitas dan kuantitas pakan sesuai. Maka dari itu perlukan pakan yang efisien dimana harga pakan yang murah dengan kebutuhan nutrisi terpenuhi.

Pakan yang diberikan pada unggas berupa ransum. Bagi anak ayam, pemberian pakan tidak dijatah dan dibiarkan sepuasnya. Setelah 2 hari pemberian pakan dijatah misalnya 20 gram/ ekor/ hari dengan intensitas pemberian pakan 2-3 kali perhari. 


Pemeliharaan Kesehatan Unggas Petelur

Pemeliharaan kesehatan lebih difokuskan pada pencegahan terhadap terjangkitnya ternak oleh penyakit. Oleh karena itu berbagai hal yang berhubungan dengan penyakit dan cara-cara pencegahannya perlu diketahui. Pencegahan penyakit harus dimulai dengan dua hal penting yaitu sanitasi (biosecurity) dan imunisasi atau vaksinasi.


Pencegahan melalui sanitasi (biosecurity) dilakukan dengan melakukan karantina pada unggas yang sakit, penyediaan kandang yang bersih dan tidak bocor, terdapat tempat berteduh bagi unggas serta terdapat tempat pakan dan minum. Penggunaan antiseptik atau desinfektan dengan jalan disemprotkan ke sekitar kandang pada waktu-waktu tertentu secara teratur dianjurkan untuk mengurangi perkembangan berbagai kuman dan kutu di sekitar kandang.


Pencegahan melalui imunisasi dilakukan dengan vaksin yang dapat dipakai untuk meningkatkan imunitas tubuh ayam terhadap penyakit. Vaksin ND merupakan vaksin penting yang harus dimasukan ke dalam tubuh ayam untuk meningkatkan imunitas atau daya kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit virus ND. Beberapa vaksin lain telah dianjurkan untuk diaplikasikan untuk menangkal beberapa penyakit menular lainnya.


pemanenan dan Pengemasan Unggas Petelur


  Pemanenan dan pengemasan yang baik berfungsi untuk mengurangi kerusakan selama pengangkutan dan penjualan. Dengan pengemasan yang baik telur bisa tampil lebih memikat. Selain itu, kemasan juga berperan untuk memudahkan konsumen dalam membawanya.

    Pemanenan telur dilakukan dengan hati-hati dan diambil satu persatu. Usahakan telur tidak menumpuk terlalu banyak untuk mencegah kerusakan pada telur. Adapun untuk pengemasan telur dilakukan dengan kemasan yang beragam sesuai dengan kebutuhan dan pemasaran. Macam-macam kemasan diataranya yaitu kemasan berbahan koran dengan bentuk lekukan telur sehingga telur dapat ditumpuk, peti dari kayu dengan dilapisi jerami, dan lain-lain. Cara pengemasan yang sederhana yaitu dengan menggunakan kotak papan yang didasari jerami. Jerami diletakkan pada dasar kotak, setiap lapisan peletakan telur, dan pada penutupnya. Kapasitas setiap kotaknya sebaiknya dibatasi paling banyak 500 butir.




Kesimpulan


Sistem produksi unggas petelur diantaranya memilih bibit, mempersiapkan bibit dan lokasi kandang. Adapun yang diperlukan untuk persiapan kandang diantarnya Brooder house, induk buatan, tempat makan dan minum. Pemeliharan dan pemberian pakan untuk unggas berupa ransum dengan intensitas pemberian 2-3x perhari. Untuk pemeliharaan kesehatan unggas dilakukan pencegahan berupa sanitasi dan imunisasi. Adapun untuk pemanenan dilakukan dengan hati-hati dan menggunakan kemasan kotak papan dengan dasar jeram ataupun tray karton dan kemasan lainya.



Https://gdm.id/cara-budidaya-ayam-petelur/

http://dokterunggas.com/2016/10/25/cara-penanganan-telur-ayam-yang-baik-saat-panen/

https://www.pertanianku.com/penting

nya-pengemasan-hasil-panen-telur-

ayam-kampung/



Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUDIDAYA TERNAK AYAM PETELUR

IDE DAN PELUANG USAHA BUDIDAYA UNGGAS PETELUR